sipenmaru

Sistem Informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru

 

Tata Cara

1. Tata cara Pendaftaran/Pengambilan Identitas Diri (ID)

1. Klik Tombol Daftar

2. Klik Tombol Pilihan Jalur PMDP, Umum, atau Lintas Provinsi Maka Akan Tampil Identitas Diri (ID)

4. Masukkan Nama Lengkap

5. Simpan/Catat/Foto Nomor ID anda, karena akan digunakan pada setiap tahapan SIPENMARU

6. Klik Tombol Ambil

 

Tata cara Pembayaran Melalui Bank Mandiri

a.Via Teler

Mengisi Form Setor: Nama dan Nomor ID > Bukti Setor Menampilkan Password/Pin yang akan digunakan untuk login

 

b.Via ATM

Masukkan PIN -> Pilih Bayar Atau Beli->Pendidikan->Masukkan Kode Institusi 10117 -> Masukkan Nomor ID -> Bukti Setor Menampilkan Password/Pin yang akan digunakan untuk login

Tata cara login

1. Setelah calon peserta melakukan pembayaran dan mendapat struk bukti pembayaran dari teller Mandiri/ATM/Mobile Banking Mandiri

2. Calon peserta mengunjungi Website Poltekkes Kemenkes Bengkulu, lalu Klik Login

3. Ketikkan Password (didapat dari Bank)

4. Ketikkan nomor ID berupa 8 Digit angka 217xxxxx

6. Ketikkan Password (didapat dari Bank)

5. Klik proses

 

Tata Cara Pengisian Formulir

1. Setelah Selesai Login Lengkapi isi formulir sesuai dengan Form yang telah tersedia

2. Masukkan Pas Foto (ukuran 3x4 atau kurang dari 1 MB) ketikkan nama pada passphoto sesuai nama calon peserta (huruf kecil dan tanpa spasi, contoh : annisatrihapsari.jpg atau annisatrihapsari.png

3. Setelah selesai pengisian Form, calon peserta dapat mencetak kartu ujian dengan menekan tombol verivikasi , bahwa data yang anda isi teleh benar dan sesuai dan bisa untuk dicetak

4. Bawa Kartu Ujian pada saat pelaksanaan ujian.

 

Leaflet

Daftar Pilihan Jalur

Daftar Jalur Umum

-->

login Pilihan Jalur

Login Jalur Umum

-->

KENALI JURUSAN YANG AKAN ANDA PILIH

Seleksi penerimaan mahasiswa baru (Sipenmaru) di Poltekkes Kemenkes Bengkulutahun ajaran 2017/2018. Ada 5 (lima) jurusan dan 11 Program Studi yang dapat dipilih di Poltekkes Kemenkes Bengkulu yaitu : Jurusan Keperawatan. Kebidanan, Gizi, Kesehatan Lingkungan dan Analis Kesehatan. Sebelum memutuskan untuk memilih jurusan yang akan anda masuki ada baiknya anda mengetahui keunggulan dan peluang kerja dari masing-masing jurusan berikut ini :


1. Jurusan Gizi

Jurusan Gizi terdiri dari DIII dan DIV. Mata kuliah yang disampaikan di jurusan ilmu gizi adalah mengenai ilmu dari bahan-bahan makanan, menyusun menu untuk pasien klinik, dan lain-lain. Peran dan fungsi Ahli Madya Gizi diantaranya :

1) Pelaku tatalaksana/asuhan/pelayanan gizi klinik

Fungsi :

a. Mengkaji data dan mencirikan masalah gizi klinik

b. Memberikan masukan kepada dokter tentang preskripsi diet

c. Merancang pola diit klien berdasarkan preskripsi diet dari dokter

d. Mengawasi pelaksanaan diit klien

2) Penyelia sistim penyelenggaraan makanan rumah sakit

Fungsi :

a. Mengkaji data dan mencirikan masalah SPMI

b. Memberi masukan kepada mitra kerja tentang masalah SPMI

c. Merencanakan pelaksanaan SPMI

d. Mengawasi pelaksanaan SPMI

3) Penyuluh/konsultan gizi

Fungsi :

a. Merancang penyuluhan, pelatihan, dan konsultasi gizi

b. Melakukan penyuluhan, pelatihan dan konsultasi gizi

4) Pelaku praktik kegizian yang bekerja secara professional dan etis

Fungsi :

a. Melaksanakan kegiatan pelayanan gizi/praktik kegizian

b. Memantau dan mengevaluasi pelayanan gizi/praktik kegizian

Lulusan dari jurusan ini tidak hanya dapat bekerja di rumah sakit baik pemerintah maupun swasta, tapi juga dapat bekerja di perusahaan makanan. Perhotelan, pendidikan, panti jompo, membangun usaha sendiri berbasis keilmuan dan tehnology, klinik konsultasi gizi bahkan organisasi internasional yang berkonsentrasi pada kesehatan masyarakat.

2. Jurusan Kesehatan Lingkungan

Kesehatan Lingkungan adalah ilmu dan seni untuk mencegah pengganggu, menanggulangi kerusakan dan meningkatkan/memulihkan fungsi lingkungan melalui pengelolaan unsur-unsur/faktor-faktor lingkungan yang yang berisiko terhadap kesehatan manusia dengan cara identifikasi, analisis, intervensi/rekayasa lingkungan, sehingga tersedianya lingkungan yang menjamin bagi derajat kesehatan manusia secara optimal (Tri Cahyono, 2000).Kesehatan Lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologis yang harus ada antara manusia dengan lingkungannya agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.

Ruang lingkup : (WHO, 1979)

  1. Penyediaan Air Minum.
  2. Pengolahan Air Buangan dan Pengendalian Pencemaran.
  3. Pengelolaan Sampah Padat.
  4. Pengendalian Vektor.
  5. Pencegahan dan Pengendalian Pencemaran Tanah dan Ekskreta Manusia.
  6. Hygiene Makanan.
  7. Pengendalian Pencemaran Udara.
  8. Pengendalian Radiasi.
  9. Kesehatan Kerja.
  10. Pengendalian Kebisingan.
  11. Perumahan dan Permukiman.
  12. Perencanaan Daerah Perkotaan.
  13. Kesehatan Lingkungan Transportasi Udara, Laut dan Darat.
  14. Pencegahan Kecelakaan.
  15. Rekreasi Umum dan Pariwisata.
  16. Tindakan Sanitasi yang berhubungan dengan Epidemik, Bencana, Kedaruratan.
  17. Tindakan Pencegahan Agar Lingkungan Bebas dari Risiko Gangguan Kesehatan.

Untuk saat ini jurusan Kesehatan Lingkungan baru dibuka DIII. Mata kuliah yang diajarkan pada jurusan ini adalah mengenai analisis pencemaran dan dampaknya terhadap lingkungan, penyehatan lingkungan kerja, penyehatan makanan dan minuman dan standar kesehatan lingkungan hidup maupun kerja. Berbagai peluang lapangan pekerjaan terbuka luas bagi lulusan jurusan kesehatan lingkungan seperti di rumah sakit baik pemerintah maupun swasta, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Bappedalda, begitu pula di perusahaan swasta seperti perusahaan pengalengan makanan dan minuman, perusahaan pertambangan dan lain-lain juga membutuhkan lulusan tenaga kesehatan lingkungan sebagai sanitarian.

3. Jurusan Analis Kesehatan

Jurusan ini juga baru dibuka untuk program DIII, Mata kuliah yang diajarkan lebih banyak dalam bentuk praktek di laboratorium, karena memang lulusan analis kesehatan nantinya akan bekerja di laboratorium. Analis kesehatan atau pranata laboratorium adalah bagian dari profesi di bidang kesehatan. Selama ini masyarakat lebih mengenal dokter, perawat, bidan, apoteker. Sedangkan analis kesehatan jarang dikenal. Seorang analis harus memiliki ketrampilan dan tanggung jawab yang tinggi dalam pemeriksaan sampel. Hal ini berhubungan dengan adanya risiko yang fatal jika terjadi kesalahan.

Analis Kesehatan juga berarti profesi yang bekerja pada sarana kesehatan yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan, pengukuran, penetapan, dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.Sarana kesehatan ini berbentuk Laboratorium Kesehatan seperti Laboratorium Patologi Klinik yang memeriksa sampel berupa cairan2 tubuh manusia seperti darah, sputum, faeces, urine, liquor cerebro spinalis (cairan otak), dan lain-lain untuk mendapatkan data atau hasil sebagai penegakan diagnosa terhadap suatu penyakit. Cakupannya juga luas meliputi pemeriksaan mikrobiologi (bakteri), parasitologi (fungi, protozoa, cacing) hematologi (sel-sel darah serta plasma), imunologi (antigen, antibodi), kimia klinik (hormon, enzim, glukosa, lipid, protein, elektrolit, dll).

Analis Kesehatan juga ada yang bekerja di Laboratorium Patologi Anatomi yang memeriksa sampel berupa jaringan hasil operasi (histopatologi). Selain itu Banyak pula yang bekerja di Industri makanan dan minuman, obat serta kosmetik karena dalam kurikulum pengajarannya terdapat mata kuliah Kimia Analitik, Kimia Makanan dan Minuman, serta Toksikologi. Semua cakupan Laboratorium Kesehatan yang disebut diatas berlaku baik milik pemerintah maupun swasta. kebanyakan orang slah mengartikan Analis Kesehatan sebagai seorang dokter, tapi sebenernya tugas seorang analis lebih rinci dan menjurus pada diagnosa penyakit yang dibuktikan dengan diagnosa Laboraturium.

Lulusan analis kesehatan bisa bekerja di semua laboratorium yang berhubungan dengan kesehatan tubuh manusia seperti di lab patologi klinik, lab patologi anatomi, lab forensik, lab mikrobiologi, lab kimia kesehatan dan lain-lain baik itu di rumah sakit, laboratorium kesehatan milik pemerintah, laboratorium klinik swasta, BPOM, laboratorium perusahaan makanan dan minuman, juga intansi-instansi lain yang ada laboratorium kesehatannya.

4. Jurusan Keperawatan

Pada dasarnya, inti dari keperawatan adalah memberikan asuhan keperawatan kepada orang lain dimana asuhan keperawatan tersebut diberikan kepada individu, keluarga, kelompok, serta masyarakat. Sedangkan tujuan dari keperawatan adalah untuk meningkatkan kesehata, pencegahan penyakit, pengobatan penyakit, serta pemulihan kesehatan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa keperawatan merupakan profesi yang mempunyai tujuan untuk kesejahteraan umat manusia. Dalam menjalankan keperawatan digunakan ilmu dan seni serta mnggunakan proses keperawatan sebagai metode ilmiah yang dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan praktek keperawatan profesional.Jurusan Keperawatan terdiri dari Diploma III dan Diploma IV. Jumlah perawat yang dibutuhkan setiap tahunnya tidak pernah berkurang, baik itu di rumah sakit pemerintah, di rumah sakit swasta, di klinik ataupun di Puskesmas sampai wilayah Rumah Sakit di Luar Negeri sekalipun,Bisa juga buka praktek mandiri dalam kaitanya dengan perawatan luka sehingga peluang kerja selalu ada setiap tahunnya yang setiap wilayah kabupaten kota propinsi memiliki Rumah Sakit. Dapat juga melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang nantinya menunjang karir sebagai tenaga pendidik.

5. Jurusan Kebidanan

Ilmu Kebidanan adalah ilmu yang terbentuk dari sintesa yang berbagai disiplin ilmu atau multi disiplin yang terkait dengan pelayanan kebidanan meliputi ilmu kedokteran, ilmu keperawatan, ilmu sosial, ilmu perilaku, ilmu budaya, ilmu kesehatan masyarakat, dan ilmu manajemen, untuk dapat memberikan pelayanan kepada ibu dalam masa pra konsepsi, hamil, bersalin, post partum, dan bayi baru lahir. Pelayanan kebidanan tersebut meliputi pendeteksian keadaan abnormal pada ibu dan anak, melaksanakan konseling dan pendidikan kesehatan terhadap individu, keluarga dan masyarakat.Kebidanan adalah seni dan praktek yang mengkombinasikan keilmiahan, filosofi dan pendekatan pada manusia sebagai syarat atau ketetapan dalam pemeliharaan kesehatan wanita dan proses reproduksinya yang normal, termasuk kelahiran bayi yang mengikutsertakan keluarga dan atau orang yang berarti lainnya. Lang,1979.

Jurusan Kebidanan juga terdiri dari DIII dan DIV. Peluang kerja tenaga bidan juga masih sangat besar, baik itu di instansi pemerintah maupun swasta. Selain itu kelebihan tenaga bidan adalah setelah lulus dari pendidikan mereka dapat berpraktek mandiri sehingga menciptakan lapangan kerja sendiri. Bisa sebagai bidan PTT di setiap desa yang berkembang nantinya sebagai desa siaga, selanjutnya dapat juga mengembangkan diri ke jenjang pendidikan lebih tinggi sebagai peluang mengembangkan karir menjadi tenaga pendidik.

Setelah membaca keunggulan dan peluang kerja dari setiap jurusan di atas selanjutya anda tidak perlu ragu untuk menentukan jurusan mana yang akan anda pilih.

Contact

Untuk Informasi call/sms no : 085384787917